Hukum Cabut Gigi Saat Berpuasa

http://majalahkesehatan.com/wp-content/uploads/2010/08/sakit-gigi.jpg
Siapa yang pernah sakit gigi ? pasti tau ya seperti apa penderitaannya , nah yang satu ini lebih merepotkan lagi seperti pengalaman saya . Saya sakit gigi disaat bulan romadhon dan saya dalam berpuasa, berhari hari saya selalu menahan kesakitan, jika malam hari setelah berbuka puasa minum obat sembuh tapi jika siang hari ampun gigi kambuh lagi dan seharian deh nahan sakit gigi, kemudian setelah hampir satu minggu gigi grahamku yang berlubang ini terus menyiksaku aku putuskan untuk dicabut saja , tapi aku bingung kan lagi puasa bisa batal neh puasaku , kemudian aku cari tau kesana kemari ternyata aku mendapatkan informasi yang banya dari berbagai sumber yang slah satunya aku dapat dari berbagai stus kesehatan di internet. nah bagi kalian yang sedang sakit gigi ngga ketahan sekiranya apa yang harus dilakukan neh baca artiket berikut ...: 

Suatu saat saya mengalami sakit gigi yang luar biasa, sedangkan hari itu saya sedang puasa Ramadan. Gigi harus dicabut karena lubangnya sudah besar dan tidak mungkin lagi ditambal. Pertanyaannya apakah hukumnya mencabut gigi ketika puasa yang menyebabkan air liur terdapat darah bekas gigi yang dicabut?
Maka Syaikh Muqbil menjawab pertanyaan tersebut sebagai berikut:
Air liur yang mengandung darah dari dirinya sendiri maka tidak membatalkan puasa. Jika sekiranya ditunda mencabut giginya hingga waktu berbuka maka ini lebih baik karena kadang-kadang ditakutkan akan membahayakan dirinya jika dia mencabut gigi sedang dia dalam keadaan puasa. Jika tidak demikian, sekiranya dia akhirkan lagi sampai malam maka ini adalah lebih baik lagi.
Sumber: Silsilah Al Muntaqa min Fatawa Asy Syaikh Al Allamah Muqbil bin Hadi Al Wadi’i

Berita Lain